"I don't know how I'm going to live with myself if I don't stay true to what I believe"
Seberapa jauh kita mampu memegang
teguh prinsip yang didasarkan atas keimanan? Hacksaw Ridge secara dramatis menggambarkan sekelumit
perjuangan tersebut. Film yang sekaligus
merupakan ajang comeback bagi Mel
Gibson setelah film terakhir yang disutradarainya adalah Apocalypto di tahun
2006, bahkan mendapat 10 menit standing
ovation saat pertama tayang di Venice Film Festival. Sosok Mel Gibson
memang penuh kontroversi, apalagi semenjak dirinya tertangkap mabuk sambil
mengendarai mobil dan kemudian memaki-maki kaum Yahudi. Tapi sepertinya
perilaku buruk Mel Gibson sudah dilupakan publik lewat pembuktiannya dalam
menyutradarai Hacksaw Ridge. Terbukti film ini banyak memperoleh nominasi di
ajang perfilman bergengsi dan masuk dalam daftar film terbaik tahun 2016 di
berbagai versi. Film ini bahkan juga mendapat 6 nominasi Oscar, tiga
diantaranya adalah Best Picture, Best Actor untuk Andrew Garfield, Best
Director untuk Mel Gibson. Curhat sedikit, film ini sejatinya sudah dirilis sejak November 2016, tapi saya skip di bioskop karna saya pribadi bukan menggemar film perang. Perang fiksi masih bisa saya maklumi (macam Lord of The Rings atau Star Wars), tapi yang mendekati realita begini saya tak pernah bisa menyaksikan dengan nyaman. Tapi melewatkan film ini rasanya tidak mungkin karna publik banyak yang memfavoritkan film ini.
