Showing posts with label Superhero. Show all posts
Showing posts with label Superhero. Show all posts

May 28, 2016

Captain America: Civil War Review


"Compromise where you can. Where you can't, don't. Even if everyone is telling you that something wrong is something right"

Marvel tak pelak sudah membangun kerajaan besar lewat trend superhero yang dibangkitkan sejak hampir sepuluh tahun lalu. Semenjak kehadiran Iron Man di layar perak tahun 2007, Marvel pelan-pelan membangun pondasinya menuju Avengers yang puncaknya direncanakan rilis tahun 2019. Tak bisa dipungkiri, Marvel memiliki perencanaan yang matang sejak awal. Lihat saja secara rutin Marvel menyelipkan post credit scene hampir di setiap filmnya sebagai petunjuk yang secara tidak langsung terkoneksi pada Avengers. Bukan hanya itu, bahkan Marvel mampu membuat karakter superhero yang mulanya tidak dikenal macam Guardian of the Galaxy menjadi satu sensasi baru. Tahun ini, Marvel sudah mengisi jadwalnya dengan Captain America: Civil War yang merupakan film stand-alone ketiga dari sang Captain sekaligus jembatan menuju film pamungkas Avengers nantinya. 


Apr 10, 2016

Batman v Superman: Dawn of Justice Review

"Devils don't come from hell beneath us. They come from the sky"
Pertarungan akbar mempertemukan dua superhero raksasa legendaris dari DC Comics akhirnya tiba juga. Semenjak diumumkan bahwa kelanjutan dari Man of Steel yang dirilis tiga tahun silam akan mempertemukan si manusia besi dan manusia kelelawar, DC seolah menjatuhkan bom atom, semua fanboy langsung jumpalitan, bahkan penonton awam pun juga sama excited-nya menanti terealisasinya proyek ini. Masih segar dalam ingatan kalau gagasan mempertemukan Superman dan Batman sudah ada sejak lama, bahkan pernah muncul sekelebat poster film Batman vs Superman dalam film I Am Legend (yang kebetulan rilisnya cukup berdekatan dengan Superman Returns), namun gagasan itu baru terealisasi setelah peluncuran Man of Steel dan baru kita bisa saksikan tahun ini lewat tangan Zack Snyder. Penantian yang panjang, jadi tidak heran kalau segala macam ekspektasi membumbung tinggi untuk film ini yang jelas sebagai penentu nasib Justice League ke depannya.

Feb 20, 2016

Deadpool Review


"Whatever they did to me made me totally indestructible... and completely unfuckable"

Perlu ditekankan sekali lagi, Deadpool sebenarnya adalah antihero, ya karna dia sebenarnya brengsek tapi dia memerangi orang yang lebih brengsek dari dia, seperti yang dia bilang dalam filmnya. Setelah kemunculannya yang banyak dikritik di X-Men Origins: Wolverine karna tidak sesuai dengan penggambaran Wade Wilson/ Deadpool yang ada di komik, Deadpool akhirnya punya film sendiri tahun ini. Masih dibintangi Ryan Reynolds (yang memang ngotot banget supaya Deadpool punya film sendiri), film ini punya materi promo besar-besaran yang luar biasa unik, lewat gambar-gambar atau viral video yang nyeleneh dan bahkan cenderung 'mengganggu' poster film lain (ingat poster Mockingjay yang diparodikan sama Deadpool? Yes, he's an ass). Materi promo ini rupanya mampu menarik minat khalayak di tengah menjamurnya film bertema superhero, yang mungkin bahkan sebenarnya tidak pernah tau Deadpool itu siapa, asal keliatan pakai kostum superhero pun langsung dianggap mirip Spider-Man. Tapi sekali lagi, Deadpool itu antihero, karna kalau disebut superhero rasanya kurang layak juga.


Aug 18, 2014

X-Men: Days of Future Past Review

  
"The past: a new and uncertain world. A world of endless possibilities and infinite outcomes. Countless choices define our fate: each choice, each moment, a moment in the ripple of time. Enough ripple, and you change the tide... for the future is never truly set" 
Semenjak filmnya pertama kali dirilis di tahun 2000, X-Men sudah menjadi film superhero favorit saya. Ya, segerombolan mutan dengan kekuatan luar biasa ini merupakan pioner dari film superhero modern di era millenium. Setelah sebuah trilogy dan dua film spin-off Wolverine, tahun 2011 menjadi awal kembalinya mutan-mutan ini dengan setting berbeda lewat X-Men: First Class dimana ini juga merupakan reboot dari saga X-Men. Menuai sambutan positif, membuat saga X-Men hidup kembali dan membuat Bryan Singer kembali menduduki kursi sutradara. Tidak tanggung-tanggung, film yang mengadaptasi buku komik The Uncanny X-Men ini punya sederet ensemble cast yang menarik. Kalau kita sudah mengenal James McAvoy, Michael Fassbender dan Jennifer Lawrence sebagai Professor Xavier, Erik Lehnsherr/ Magneto dan Raven/ Mystique di First Class, film ini juga membawa sederet bintang dari trilogi sebelumnya seperti Halle Berry, Ellen Page hingga Anna Paquin serta tentu saja Hugh Jackman sang Wolverine.

Aug 17, 2014

The Amazing Spider-Man 2 Review

"Everyone has a part of themselves they hide. Even from the people they love"
Setelah di tahun 2012 Sony Pictures sukses me-reboot kisah superhero berkuatan laba-laba, tahun ini Sony kembali melanjutkan kisah pahlawan berkostum merah biru tersebut. Dengan amunisi yang sama dimana Marc Webb memegang kursi sutradara, sementara Andrew Garfield dan Emma Stone juga kembali memerankan Peter Parker dan Gwen Stacy. Tidak hanya sampai disitu, film ini kedatangan Dane DeHaan, Jamie Foxx, hingga Paul Giamatti dan Felicity Jones. Bahkan film ini juga berhasil menggaet Shailene Woodley sebagai Mary Jane Watson sebelum akhirnya diputuskan untuk menghilangkan semua adegan yang melibatkan Mary Jane dengan alasan karakter Mary Jane akan disimpan untuk film berikutnya meskipun kemungkinan besar Woodley tidak akan kembali memerankan Mary Jane karna jadwalnya yang padat. Semua bintang-bintang ini seharusnya sudah cukup membuat orang-orang rela mengantri untuk film ini selain nama besar Spider-Man yang memang luar biasa.

Nov 10, 2013

Thor: The Dark World Review

"There's nothing more relaxing than knowing that the world is crazier than you are"
Sebelum tahun 2011, Thor bukanlah siapa-siapa. Mungkin fans komik Marvel sudah mengenalnya sejak berpuluh-puluh tahun silam, tapi orang awam? Thor bukan siapa-siapa dibanding Superman atau Batman atau bahkan teman sesama Marvel Spider-Man yang memang punya popularitas lebih tinggi. Namun semenjak tahun 2011 dimana film pertamanya dirilis, popularitas Thor juga ikut meningkat, apalagi ketika superhero ini ikut bergabung dalam proyek maha besar Marvel's The Avengers. Dan tentu saja ini juga berimbas pada karier sang pemerannya, Chris Hemsworth yang sebelumnya tidak dikenal, menjadi superstar. Tahun ini, superhero asal Asgard dengan ciri khas palu Mjolnir sebagai senjatanya ini kembali ke layar lebar pasca The Avengers dan bergabung bersama Iron Man 3 memasuki Marvel Cinematic Universe Phase 2 dimana kejadian ini berlangsung pasca kejadian di New York dalam The Avengers. Apalagi sekarang yang harus dihadapi Thor?

Sep 23, 2013

Kick-Ass 2 Review

"You don't have to be a bad-ass to be a superhero. You just have to be brave"
Real life superhero, itulah Kick-Ass. Tanpa kekuatan super bahkan peralatan canggih, Kick-Ass berani turun ke jalanan dan menggagalkan aksi kejahatan. Meskipun dalam kehidupan sehari-harinya Kick-Ass adalah seorang remaja culun, banyak yang mengagumi keberanian Kick-Ass. Kali ini, film yang merupakan sekuel dari film berjudul Kick-Ass di tahun 2010 garapan Matthew Vaughn, diadaptasi dari komik karya Mark Millar dan John Romita, Jr. yang berjudul Kick-Ass 2 dan juga Hit Girl. Kali ini Matthew Vaughn tidak kembali sebagai sutradara, melainkan hanya duduk di kursi produser sementara Jeff Wadlow diserahi tugas sebagai sutradara. Sebagian besar pemeran utama dari film pertamanya hadir kembali melanjutkan perannya. Film pertamanya sendiri bisa dibilang sukses di box-office dan merebut hati para kritikus karena berhasil mengkombinasikan violence dan comedy dengan baik, jadi sudah pasti banyak orang yang menaruh harapan terhadap kelanjutan aksi Kick-Ass dan Hit Girl.

Jul 30, 2013

The Wolverine Review

"Eternity can be a curse.. a man can run out of things to live for"
Wolverine mungkin bisa dibilang mutan terkuat dalam seri X-Men milik Marvel Universe. Bagaimana tidak? Bukan hanya kekuatannya yang punya adamantium claws dan healing power yang membuatnya immortal, tapi juga daya tariknya yang seolah seperti magnet dalam menarik penonton. Satu-satunya mutan dari X-Men yang dibuatkan spin-off bahkan hingga dua film, meskipun X-Men Origins: Wolverine harus babak belur dalam urusan critical reception. Hugh Jackman masih kembali memerankan mutan yang bernama asli Logan ini. Mungkin benar bahwa Hugh Jackman is one lucky bastard. Seandainya dulu Dougray Scott tidak menolak peran Wolverine yang ditawarkan kepadanya, mungkin Hugh Jackman bukan siapa-siapa. Tapi kini Hugh Jackman hampir identik dengan sosok Wolverine, dan Dougray Scott kehilangan popularitasnya. Kembali ke The Wolverine, meskipun X-Men Origins: Wolverine bisa dibilang gagal, namun raihan box office-nya begitu menggiurkan, dan tentu saja Wolverine merupakan salahsatu mutan yang punya kemungkinan besar untuk diteruskan. So here come The Wolverine.

Jun 16, 2013

Man Of Steel Review

"You have to decide what kind of man you want to grow up to be. Whoever that man is, good character or bad, it's going to change the world"
 The long wait is finally over! Setelah teaser trailer Man of Steel rilis nyaris setahun yang lalu, saya termasuk orang yang terhipnotis. Terakhir kali kita melihat manusia super paling legendaris ini tujuh tahun lalu, dengan Brandon Routh (yang kini pelan-pelan terlupakan) sebagai Kal-El dalam Superman Return yang sayangnya tidak begitu disukai publik. Bagi saya pribadi, sebenarnya Superman Return sebenarnya tidak buruk, hanya saja terlalu membosankan dan pengambilan cerita yang terlalu berani (bahkan Bryan Singer kebingungan untuk melanjutkan cerita). Akhirnya dipilih sebuah jalan pintas untuk tetap meneruskan kiprah Kryptonian ini agar tetap hidup di layar lebar. Reboot. Memperkenalkan kembali dari awal superhero jagoan DC Comics ini. Dengan Zack Snyder yang terkenal sangat ciamik dalam memoles visual effect di bangku sutradara, plus David S. Goyer sebagai penulis naskah, plus aktor Inggris yang dikenal lewat serial The Tudors, Henry Cavill sebagai Clark Kent. But guess who's the man behind the story and also the producer. It's Nolan! Nolan yang, percayalah, merupakan kunci kesuksesan dibalik Batman Trilogy, turut menyumbangkan ide dalam film ini merangkap produser.  Tidak terelakkan, orang yang memuja-muja Batman Trilogy akan memusatkan perhatian penuh ke Man Of Steel. Apalagi, fans Superman di dunia sangat berlimpah.

Apr 27, 2013

Iron Man 3 Review

"A famous man once said, we create our own demons"
Tahun lalu kita sudah menyaksikan sekumpulan superhero jagoan Marvel Universe bersatu dalam sebuah film epic which is critically and financially success. Jadi, ketika superhero-superhero ini kembali ke dunianya masing-masing, rasanya sulit kalau kita tidak harap-harap cemas. Pokoknya filmnya harus lebih besar dari The Avengers. Alhasil pihak produser harus memutar otak ketika superhero-superhero ini masuk ke Marvel Cinematic Universe Phase 2, tentu saja supaya filmnya tetap sukses. Dan Marvel Cinematic Universe Phase 2 ini dimulai dengan Iron Man 3, sekuel kedua dari superhero yang bisa dibilang adalah pioner The Avengers di layar lebar. Trailer yang super gloomy, walaupun akhirnya disangkal oleh produser bahwa Iron Man 3 tetap punya humor dalam porsi besar, mau tidak mau membuat penonton berharap lebih. Masih tetap dengan Robert Downey Jr. sebagai playboy super kaya yang jenius sekaligus sombong. Namun kali ini penyutradaraan berpindah tangan dari Jon Favreau ke Shane Black, sutradara yang juga pernah mengarahkan Robert Downey Jr. dalam Kiss Kiss Bang Bang.

Jul 24, 2012

The Dark Knight Rises Review



"I won't bury you. I buried enough members of the Wayne Family.."
Kalimat di atas adalah sepenggal dari ucapan Alfred kepada masternya, Bruce Wayne dalam The Dark Knight Rises. Kalau ada film yang paling ditunggu di tahun 2012, mungkin itu adalah The Dark Knight Rises. Setelah gempuran Marvel melalui The Avengers dan The Amazing Spider-Man yang sukses baik secara kritik maupun komersial, kini pahlawan jagoan DC yang unjuk gigi. Kesuksesan The Dark Knight di tahun 2008 membuat sebagian besar fans benar-benar menanti kapan akhir dari trilogi Batman ini. Setelah pahlawan berkostum kelelawar kita dibawa ‘bertarung’ melawan Ra’s Al Ghul dan Scarecrow di Batman Begins serta Joker dan Two Faces di the Dark Knight, maka di akhir saga versi Nolan ini Batman dipertemukan dengan Bane serta Catwoman. Sebenarnya ada kesempatan bahwa Joker akan muncul di The Dark Knight Rises yang di ending film The Dark Knight memang dikisahkan masih hidup. Namun kesempatan itu tertutup ketika pemeran Joker, Heath Ledger, meninggal di awal tahun 2008, bahkan sebelum The Dark Knight rilis. Namun, hal itu ternyata tidak menghentikan Nolan untuk memberikan ‘penutup’ yang manis bagi Batman di akhir trilogi versi Nolan ini. Belum lagi insiden penembakan pada saat premiere The Dark Knight Rises di Aurora Theatre, Denver, Colorado oleh seorang pria bernama James Holmes yang merasa dirinya adalah ‘Joker’ menambah rentetan cerita tragisnya trilogi ini.

Jul 13, 2012

The Amazing Spider-Man Review


"We all have secrets, the ones we keep.. and the ones that are kept from us"
Mungkin tokoh superhero berwujud manusia laba-laba ini merupakan salahsatu superhero yang paling dikenal. Bagaimana tidak? Kesuksesan trilogi pertamanya dengan Tobey Maguire sebagai Peter Parker dan ditukangi oleh Sam Raimi sebagai sutradara, film ini sanggup memberikan jenis film hiburan dengan genre superhero bahkan melampaui kesuksesan film X-Men sebagai pioner film superhero generasi baru. Rencana akan adanya Spider-Man 4 memang sudah mengemuka sejak lama dengan Lizard sebagai alter ego dari Dr. Curt Connors yang di trilogi pertamanya selalu muncul sebagai salah satu profesor sekaligus pengajar Peter Parker. Namun rupanya kesepakatan tidak tercapai antara Sony serta Sam Raimi serta Tobey Maguire yang dianggap sudah terlalu tua untuk memerankan karakter Peter Parker lagi. Maka demi meneruskan nyawa si Spidey, Sony lebih memilih me-reboot ulang karakter Peter Parker dalam penemuan jati dirinya sebagai Spider-Man serta memilih Andrew Garfield as the new Spider-Man. How far will it work?

May 9, 2012

The Avengers Review

"We're not a team. We're a time-bomb"
"Superhero digabung jadi satu? Sekuat apa sih musuhnya sampe semua superhero harus bersatu untuk mengalahkannya?" Begitulah pertanyaan yang dilontarkan teman saya waktu melihat poster The Avengers masuk list coming soon. Saya jadi ikut-ikutan berpikir hal yang sama, sekuat apa sih Loki? Ya, kita sama-sama tau kalau villain yang bakal dihadapi disini adalah Loki, yang masih memiliki hubungan dengan Thor dan on the record, sempat dikalahkan juga oleh Thor. Tapi, antusiasme saya tidak berkurang untuk menyaksikan film ini, apalagi melihat kenyataan bahwa hasil box office opening weekend-nya sudah melampaui Harry Potter and the Deathly Hallow: Part 2 dengan pendapatan kurang lebih sekitar $200 million. Lihat saja ratingnya di Rotten Tomatoes yang certified fresh 93% dan lebih lagi di IMDB yang punya rating 8.8 serta masuk Top 250 Movies #25. Gila! Film superhero macam apa sih ini? Saya pikir Batman Trilogy versi Nolan bakal jadi satu-satunya film superhero yang sukses secara kualitas maupun komersial. Ternyata The Avengers berhasil mengekor kesuksesan The Dark Knight.