Showing posts with label Animation. Show all posts
Showing posts with label Animation. Show all posts

Dec 12, 2016

Sing Review



"You know what's great about hitting rock bottom? There's only one way left to go, and that's up"

Film animasi yang berkisah soal talking animal jelas bukan hal yang istimewa. Masih jelas di ingatan awal tahun ini kita sudah punya Zootopia dari Disney yang tidak hanya memiliki visual yang luar biasa namun juga kisah yang sarat makna. Kenapa Zootopia? Karna setidaknya ada satu kemiripan antara Zootopia dengan Sing, yakni negeri yang dipenuhi binatang yang bertingkah layaknya manusia. Lalu apa yang menjadi kekuatan film rilisan terbaru dari Illumination Entertainment yang sebelumnya sukses besar lewat Despicable Me, Minions serta The Secret Life of Pets ini? Sing menonjolkan musik sebagai kekuatannya, setidaknya itu terlihat lewat trailer-trailernya. Belum lagi dukungan nama-nama besar di balik karakter-karakter hewan yang menggemaskan seperti Matthew McConaughey, Reese Witherspoon, Seth McFarlane, Scarlett Johansson, Taron Egerton hingga Tori Kelly. Dirilis pada liburan akhir tahun, Sing tentu saja salahsatu pilihan yang menarik.

Mar 8, 2016

Zootopia Review


"Life's a little bit messy. We all make mistakes. No matter what type of animal you are, change starts with you"

Lahir dari tangan Disney, yang sebelumnya sukses lewat Tangled, Wreck-It Ralph, Frozen dan Big Hero 6, Zootopia setidaknya sudah mendapat kepercayaan besar lewat para senior-seniornya yang secara kualitas tidak perlu diragukan lagi. Dari segi cerita pun, film-film Disney juga kualitasnya tidak kalah dengan Pixar yang saat ini memang paling unggul untuk urusan film animasi, baik dari segi teknis maupun penceritaan. Lantas apa yang bisa dijual oleh Zootopia? Apalagi film animasi dengan karakter-karakter binatang sudah bukan hal yang luar biasa lagi. Mau tidak mau Zootopia harus lebih kreatif dari segi cerita. Dan mengingat ini datang dari Disney, yang film terakhirnya, Big Hero 6, mampu membuat sebagian besar penonton berkaca-kaca, we need to trust in Zootopia, bahwa Zootopia bukan hanya sekitar kisah fabel belaka. Apalagi, public reception juga luar biasa bagus. Rating 98% fresh di rottentomatoes.com adalah prestasi besar untuk sebuah film animasi.

Dec 15, 2013

Frozen Review


"Some people are worth melting for"

Disney sudah sejak lama dikenal sebagai studio yang hampir selalu menghasilkan  film animasi yang berkualitas. Era awal 90-an merupakan masa kejayaan Disney. Mulai dari Beauty and the Beast, The Lion King, Tarzan, Aladdin hingga Mulan, semuanya diakui khalayak tidak hanya memiliki kualitas animasi yang bagus, namun juga cerita yang menghibur, hingga akhirnya tergusur oleh era animasi 3D yang dipelopori oleh Pixar dengan Toy Story-nya. Belum lagi gempuran dari studio lain seperti Dreamworks yang juga mulai memproduksi film animasi. Ditengah himpitan persaingan yang tinggi, Disney akhirnya bergabung dengan Pixar dan bekerja sama memproduksi film animasi. Namun Disney tetap memproduksi film animasinya sendiri meskipun beberapa kurang sukses di pasaran, hingga di tahun 2010, Disney berhasil comeback lewat Tangled serta Wreck-It Ralph di tahun 2012. Tahun ini, Disney kembali dengan film animasi berjudul Frozen.

Jul 21, 2013

Despicable Me 2 Review

 
"Just because everybody hates it doesn't mean it's not good"
 Tahun 2010 merupakan tahun besar bagi Illumination Entertainment, karena tidak ada yang pernah menduga bahwa salahsatu film produksi mereka yang berjudul Despicable Me kala itu menjadi kuda hitam dan bisa sukses luar biasa, terutama dalam raihan box office. Memang kisah yang dibawa Despicable Me yang tergolong unik, yang menceritakan seorang super villain yang merencanakan pencurian bulan. Kisah yang fresh, humor plus tentu saja kehadiran minions yang sangat mencuri perhatian ketimbang karakter utamanya, membuat film ini disukai baik anak-anak dan juga orang dewasa. Maka imbasnya sudah sama-sama kita ketahui, sebuah sekuel. Dan tentu saja, spin-off. Yap, tahun depan akan ada film berjudul Minions yang bercerita tentang... tentu saja minion-minion kocak tersebut. Sambil menunggu, tahun ini Gru bersama Margo, Edith dan Agnes kembali hadir lewat Despicable Me 2. Seluruh pengisi suara dari karakter utama di film pertama kembali hadir dan siap mengulang kesuksesan film pertamanya. Apalagi para minions yang memang menjadi senjata utama franchise ini juga kembali, bahkan hingga ke penjualan merchandise yang luar biasa.

Jun 25, 2013

Monster University Review

 
 
 “Just reach deep down and let the scary out!” 

Sejak Toy Story dirilis tahun 1995, Pixar sudah menunjukkan kekuatan yang luar biasa dalam film animasi. Kekuatan Pixar bukan hanya terletak di visual yang memang bagus, tapi juga cerita yang memiliki kekuatan untuk membuat orang dewasa terhanyut. Bahkan Cars yang dibilang orang merupakan produk gagal Pixar, bagi saya masih cukup menyentuh. Yah walaupun Cars 2 semakin memperparah reputasi tersebut. Tapi kita masih bisa mengesampingkan dwilogi Cars, karena karya Pixar yang lain seperti trilogi Toy Story, Finding Nemo, Wall-E, dan Up, semuanya memiliki kekuatan yang sama, yakni cerita. Namun entah kenapa akhir-akhir ini Pixar seperti kehilangan ide original, karena Pixar lebih memilih membuat sekuel maupun prekuel ketimbang menyusun cerita dengan karakter baru. Tahun 2015, akan ada kelanjutan kisah Nemo dalam film yang diberi judul Finding Dory. Sedangkan tahun ini yang mendapat jatah prekuel adalah Monster Inc., yang di tahun 2001 mampu membuat anak-anak maupun orang dewasa jatuh cinta dengan kisah monster di Monstropolis yang ketakutan dengan anak kecil, dalam film berjudul Monster University.

Apr 17, 2013

Frankenweenie Review


"When you loose someone you love, they move into a special place in your heart"

Tidak banyak sutradara yang seberani Tim Burton. Ia berani menciptakan karakter-karakter unik bahkan menambah unsur eksentrik dalam tokoh-tokoh popular plus nuansa dark gothic di hampir setiap karyanya. Lihat saja Charlie and The Chocolate Factory atau Alice in Wonderland versi Burton yang warna-warni terang. Atau karakter-karakter memorable yang ia ciptakan seperti Edward Scissorhand atau Jack dari Nightmare Before Christmas. Atau bahkan Batman versi Burton yang sebenarnya punya kualitas yang bagus walaupun mungkin masih kalah popularitas dengan versi Nolan. Well, setidaknya hingga saat ini, nama Tim Burton masih punya daya jual tinggi, apalagi sutradara ini kerap kali melakukan kerja sama dengan Johnny Deep yang notabene adalah aktor yang memiliki daya jual setara Brad Pitt. Untuk urusan film animasi, Tim Burton selalu menggunakan teknik stop motion layaknya Corpse Bride yang rilis tahun 2005. Tahun 2012 lalu, Tim Burton merilis satu film animasi stop motion berjudul Frankenweenie. A lil bit remind you to Frankenstein? You’re not wrong, because Burton made this movie as an honor to that legendary monster.