Diskriminasi terhadap kaum minoritas, terutama kaum kulit hitam, memang punya sejarah panjang di Amerika. Mulai dari perbudakan yang sudah dimulai sejak sebelum Perang Sipil, keberadaan mereka memang tidak pernah benar-benar setara dengan warga kulit putih. Hal ini pulalah yang tersirat dalam film yang ditajuk Hidden Figures ini. Diadaptasi dari buku berjudul sama karangan Margot Lee Shetterly, film yang diangkat dari kisah nyata ini menceritakan soal “sosok tersembunyi” di balik kesuksesan NASA dalam misi-misi awal ke luar angkasa. Mengangkat isu rasial yang kala itu tengah mengemuka, Hidden Figures tidak hanya sukses merajai tangga box office domestik, tapi juga memperoleh tiga nominasi Oscar, yakni Best Pictures, Best Supporting Actress untuk Octavia Spencer dan Best Adapted Screenplay.
"Separate and equal are two different things. Just çause it's the way, doesn't make it right, understand?"
Showing posts with label Biography. Show all posts
Showing posts with label Biography. Show all posts
Feb 15, 2017
Hidden Figures Review
Oct 30, 2013
Captain Phillips Review
"There's got to be something other than being a fisherman or kidnapping people"
Siapa Captain Phillips? Kenapa kisah hidupnya harus difilmkan? Mungkin memang tidak banyak yang tahu, Captain Phillips adalah kapten kapal Maersk Alabama yang menjadi korban pembajakan oleh bajak laut Somalia. Ia bahkan sempat ditawan oleh kelompok bajak laut tersebut selama beberapa hari. Kisah film ini sendiri diangkat dari buku karya sang kapten sendiri yang berjudul A Captain's Duty: Somali Pirates, NAVY Seals, and Dangerous Days at Sea (2010). Dan ya, ada nama Paul Greengrass di kursi sutradaranya, orang yang sama yang pernah menyajikan Bourne Supremacy dan Bourne Ultimatum ke hadapan kita. Ia juga pernah menyutradarai film berkisah pembajakan juga, hanya saja pembajakan pesawat, yakni United 93. Tidak sampai disitu, ada nama Tom Hanks di jajaran cast-nya, membuat film ini terlihat begitu menjanjikan.
Oct 8, 2013
Rush Review
Mobil dan balapan. Tema mengenai
kedua hal ini sudah banyak diangkat ke layar lebar. Terakhir kali kita bertemu
dengan sekuel kelima dari franchise Fast & Furious yang masih menunjukkan
eksistensinya hingga film ketujuh. Kali ini giliran Ron Howard yang mengangkat
drama biopik mengenai rivalitas antara dua pembalap Formula One yang
memperebutkan gelar World Champion di tahun 1976, James Hunt dan Niki Lauda.
Ini bukan pertama kalinya Ron Howard membuat film yang diangkat dari kisah
nyata. Tahun 1993, ia pernah membuat Apollo 13 yang mendapat pujian di kalangan
kritikus. Jadi, film ini layak mendapat perhitungan, apalagi track record Ron
Howard cukup bagus, terutama beraitan dengan tema drama. Film ini memasang
aktor muda yang sedang naik daun, Chris Hemsworth sebagai James Hunt dan Daniel
Bruhl sebagai Niki Lauda dalam persaingan yang dilatari dunia balapan Formula
One.
Aug 18, 2013
Lovelace Review
Who the hell is Linda Lovelace? Apa sih yang membuat dia begitu spesial sampai-sampai dibuatkan film biografi tentang dirinya? For your information, Linda Lovelace atau yang bernama asli Linda Boreman adalah seorang bintang porno di era 70an dan paling dikenal lewat film Deep Throat, salahsatu film porno paling fenomenal yang punya plot dan pengembangan karakter didalamnya. Untuk ukuran film tahun 70an, film tersebut sudah tergolong sangat vulgar karna menampilkan adegan blow job sehingga menimbulkan kontroversi dan dilarang tayang di beberapa negara bagian kala itu. Film ini pulalah yang mengangkat nama Linda Lovelace karna Deep Throat merupakan film porno dengan penghasilan terbesar. Tapi tenang, kita tidak akan membahas soal Deep Throat itu, karna film Lovelace yang disutradarai Rob Epstein dan Jeffrey Friedman ini membahas soal kehidupan Linda dibawah pengaruh suaminya yang abusive, Chuck Traynor, yang memaksanya untuk terjun ke dunia pornografi."God forbid there's somebody out there that's going through what I went through. And maybe they can get the courage to get out of it"
Labels:
Biography,
Drama,
Film,
Film Hollywood,
Review
Aug 16, 2013
Behind the Candelabra Review
"I was saved because God looks upon me with special favor"
Seberapa jauh kamu mengenal Liberace? If you have no clue about who Liberace is, I'll give you some. Wladziu Valentino Liberace atau lebih dikenal dengan Liberace atau Li adalah seorang pianis keturunan Italia-Polandia asal Amerika yang terkenaldi era 50 hingga 70-an. Tidak hanya kemampuannya bermain piano yang terkenal, namun juga penampilannya yang flamboyan. Tidak ada kostumnya yang 'biasa' dalam setiap penampilannya, bahkan ia selalu meletakkan candelabra di atas pianonya, membuat banyak orang mempertanyakan orientasi seksualnya. Kehidupan di balik glamournya penampilan Liberace-lah yang diangkat oleh Steven Soderbergh dalam film terakhir Soderbergh sebelum hiatus panjang berjudul Behind The Candelabra ini. Dibintangi oleh Michaael Douglas dan Matt Damon, film ini mungkin tidak banyak menarik perhatian publik kalau Anda tidak familiar dengan karya Soderbergh, bahkan banyak studio Hollywood yang menolak film ini karena katanya "terlalu gay".
Subscribe to:
Posts (Atom)




