Jan 10, 2013

Good bye 2012, welcome 2013!


I've left this blog too long, I can see that. 

Ini sudah masuk tahun 2013, dan postingan terakhir saya adalah bulan Juli 2012. Banyak hal yang berubah selama tahun 2012. Saya lulus kuliah, which automatically I lost my lovely internet connection. Saya punya koneksi internet yang bagus dan murah di kos saya dulu, itulah kenapa saya selalu punya waktu untuk menulis disini.


Ya, sekarang saya masih punya koneksi internet, tapi dengan begitu banyak keterbatasan. Selain itu, saya diikat oleh kewajiban untuk bangun pagi, karna saya sedang menjalani program internship di sebuah perusahaan swasta. Positifnya adalah, saya punya penghasilan yang bisa saya pakai untuk foya-foya di bioskop :D

Jul 24, 2012

The Dark Knight Rises Review



"I won't bury you. I buried enough members of the Wayne Family.."
Kalimat di atas adalah sepenggal dari ucapan Alfred kepada masternya, Bruce Wayne dalam The Dark Knight Rises. Kalau ada film yang paling ditunggu di tahun 2012, mungkin itu adalah The Dark Knight Rises. Setelah gempuran Marvel melalui The Avengers dan The Amazing Spider-Man yang sukses baik secara kritik maupun komersial, kini pahlawan jagoan DC yang unjuk gigi. Kesuksesan The Dark Knight di tahun 2008 membuat sebagian besar fans benar-benar menanti kapan akhir dari trilogi Batman ini. Setelah pahlawan berkostum kelelawar kita dibawa ‘bertarung’ melawan Ra’s Al Ghul dan Scarecrow di Batman Begins serta Joker dan Two Faces di the Dark Knight, maka di akhir saga versi Nolan ini Batman dipertemukan dengan Bane serta Catwoman. Sebenarnya ada kesempatan bahwa Joker akan muncul di The Dark Knight Rises yang di ending film The Dark Knight memang dikisahkan masih hidup. Namun kesempatan itu tertutup ketika pemeran Joker, Heath Ledger, meninggal di awal tahun 2008, bahkan sebelum The Dark Knight rilis. Namun, hal itu ternyata tidak menghentikan Nolan untuk memberikan ‘penutup’ yang manis bagi Batman di akhir trilogi versi Nolan ini. Belum lagi insiden penembakan pada saat premiere The Dark Knight Rises di Aurora Theatre, Denver, Colorado oleh seorang pria bernama James Holmes yang merasa dirinya adalah ‘Joker’ menambah rentetan cerita tragisnya trilogi ini.

Jul 13, 2012

The Amazing Spider-Man Review


"We all have secrets, the ones we keep.. and the ones that are kept from us"
Mungkin tokoh superhero berwujud manusia laba-laba ini merupakan salahsatu superhero yang paling dikenal. Bagaimana tidak? Kesuksesan trilogi pertamanya dengan Tobey Maguire sebagai Peter Parker dan ditukangi oleh Sam Raimi sebagai sutradara, film ini sanggup memberikan jenis film hiburan dengan genre superhero bahkan melampaui kesuksesan film X-Men sebagai pioner film superhero generasi baru. Rencana akan adanya Spider-Man 4 memang sudah mengemuka sejak lama dengan Lizard sebagai alter ego dari Dr. Curt Connors yang di trilogi pertamanya selalu muncul sebagai salah satu profesor sekaligus pengajar Peter Parker. Namun rupanya kesepakatan tidak tercapai antara Sony serta Sam Raimi serta Tobey Maguire yang dianggap sudah terlalu tua untuk memerankan karakter Peter Parker lagi. Maka demi meneruskan nyawa si Spidey, Sony lebih memilih me-reboot ulang karakter Peter Parker dalam penemuan jati dirinya sebagai Spider-Man serta memilih Andrew Garfield as the new Spider-Man. How far will it work?

Jun 22, 2012

Snow White and The Huntsman Review


"Mirror mirror on the wall, who's the fairest of them all?"
Hanya dalam selang waktu 3 bulan, Hollywood memberikan suguhan dua film dengan jalinan cerita yang nyaris sama persis, diangkat dari sebuah dongeng klasik karya Brothers Grimm, Snow White. Dua film tersebut adalah Mirror-mirror dan Snow White and The Huntsman. Jika Mirror-mirror lebih memilih menceritakan kisah Putri Salju yang tersohor tersebut dengan keceriaan dan penuh warna serta memilih Lily Collins sebagai Putri Salju, maka Snow White and The Huntsman menampilkan versi yang lebih suram dan tone yang dark dengan battle dalam kisahnya serta memilih Kirsten Stewart sebagai Putri Salju. Walaupun berbeda cara penyampaiannya, mustahil jika keduanya tidak dibanding-bandingkan karna sama-sama mengangkat dasar cerita yang sama. Belum lagi tahun lalu penonton dikecewakan dengan hadirnya dua film yang juga diangkat dari dongeng klasik, yaitu Beastly dan Red Riding Hood. Tahun depan kita masih digempur film yang diangkat dari dongeng. Jack The Giant Killer yang merupakan adaptasi dari dongeng klasik Jack dan Kacang Ajaib. Is it a sign that Hollywood is really run out of ideas?


Jun 20, 2012

Soegija Review


"Apa artinya terlahir sebagai bangsa yang merdeka jika gagal untuk mendidik diri sendiri?"
Garin Nugroho merupakan salahsatu sineas perfilman Indonesia yang sudah pasti paten melahirkan sebuah karya film yang menjanjikan dari segi cerita maupun sinematografi. Kali ini ia mengangkat sekelumit kehidupan Mgr. Albertus Soegijapranata. Sebagian besar dari kita pasti punya pertanyaan yang sama, who is Soegija? Well, nama tersebut mungkin asing di telinga generasi muda sekarang, even for me. Soegija adalah seorang uskup pribumi pertama yang diangkap oleh Gereja Katolik Indonesia. Jangan salah sangka, film ini tidak memiliki unsur kristenisasi seperti anggapan dan tudingan FPI. Malah saya berpikir dangkal sekali orang yang memiliki pikiran jika film ini dianggap menyelipkan upaya kristenisasi. Walaupun tokoh utamanya adalah seorang uskup, sama sekali tidak ada unsur agama yang mendetail. Malahan film ini kebanyakan bercerita tentang perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan. Dan, bagi yang belum tau, Mgr. Soegija merupakan salahsatu pahlawan nasional Indonesia.

Jun 7, 2012

Prometheus Review

"Big things have small beginnings"
Prometheus merupakan salah satu most anticipated movies in 2012 karna film ini mulanya merupakan proyek prekuel dari Alien Quadrology yang lebih dulu populer dengan Ellen Ripley. Namun seiring berjalannya proses syuting, rupanya Ridley Scott merubah pikirannya dan membuat cerita film ini berdiri sendiri walaupun nampaknya alien yang ditemui oleh Noomi Rapace sama dengan yang ditemui oleh Sigourney Weaver yang membuat cerita kedua film ini sangat bersinggungan antara satu dan lainnya. Dengan nama besar Ridley Scott di balik layar, film ini jelas punya formula khusus milik Scott yang membuat penggila Alien Quadrology menunggu-nunggu untuk menyaksikan film ini.

May 24, 2012

Men In Black 3 Review

"When there's a death, there will be a death.."

Perlu waktu yang cukup lama, 10 tahun, untuk menunggu kisah lanjutan dari Agent K dan Agent J, what to expect? Begitulah yang ada di pikiran saya ketika mendengar bahwa film sekuel kedua dari Men In Black dirilis tahun ini. Film yang bercerita tentang sebuah organisasi rahasia yang bertugas menjaga hubungan antar makhluk di alam semesta sudah begitu lama mengalami masa istirahat dan tiba-tiba bangkit kembali. Film pertamanya yang dirilis tahun 1997 sukses luar biasa sehingga sekuel pertamanya hadir tahun 2002, yang sayangnya kurang bisa mengikuti kesuksesan film pertamanya. Bahkan saya sempat berpikir mungkin kalau ada MIB3 akan sangat menggelikan, dengan jalan cerita yang akan menjadi luar biasa klise karena tidak ada hal baru yang ditawarkan, bahkan membayangkan Tommy Lee Jones beraksi lagi memegang senjata laser sudah cukup membuat dahi saya berkerut. Will Smith masih memungkinkan, tapi Tommy Lee Jones, seriously? isn't he too old for that? Lagipula pemilihan latar belakang cerita cukup klise, time-travelling yang bahkan sudah dipakai oleh kebanyakan film lain seperti Shrek.

May 13, 2012

Titanic 3D Review


"You learn to take life as it comes at you, to make each day count"

Well, sebenarnya film ini sudah saya tonton lama sekali, sekitar sebulan yang lalu. Namun saya baru sempat menulis mempublish review-nya sekarang. Ketika itu teman saya janji akan mentraktir saya nonton film. Saat itu sebenarnya saya ingin nonton Wrath of the Titans, tapi ketika kami mengecek jadwal di bioskop, Titanic 3D sudah rilis di bioskop kota kami. Teman saya kebetulan adalah maniak Titanic dan tentu saja dia tidak akan melewatkan film ini. Berhubung dia adalah penyokong dana, jadilah saya dan teman saya lainnya setuju untuk nonton Titanic. Padahal dalam lubuk hati saya yang paling dalam saya berpikir "kenapa saya mau nonton Titanic, film yang berkali-kali sudah saya tonton di TV swasta? Bahkan saya sudah hapal jalinan ceritanya!" Saat itu saya juga sudah terlanjur penasaran dengan Wrath of the Titans, apakah ada peningkatan kualitas dari Clash of the Titans? Rupanya saya harus menyimpan pertanyaan tersebut lebih lama dari yang saya duga karena sampai saat ini saya belum nonton Wrath of the Titans.

May 12, 2012

Oldboy Review

"Laugh, and the world will laugh with you. Weep, then you weep alone."
Kenyataan bahwa saya selalu menonton film-film lama yang punya reputasi bagus memang tidak bisa dipungkiri, dan hal yang sama telah menuntun saya kepada film Oldboy. Sebuah film asal negeri Gingseng yang identik dengan drama serba menguras air mata punya drama genre thriller dan menang penghargaan di Cannes Film Festival? Oh c'mon! Bukannya saya meremehkan film Korea, namun kenyataan bahwa memang film korea lebih sering bergelut dengan cinta-cintaan dan air mata yang.. cukup cliche membuat saya kadang enggan menyaksikan film Korea. Apalagi akhir-akhir ini Korea produktif sekali dengan  proyek boy/girl band yang mulai meracuni Indonesia dan.. ah lupakan soal boyband! Saya harusnya bercerita tentang reaksi saya setelah menonton film Oldboy yang sudah dapat banyak review positif ini.